Tersenyumlah

Sejak awal,
kamu berbeda.

Di bawah pendar cahaya,
kamu tiada sirna.
Di bawah tudung malam,
kamu tiada padam.

Kamulah pelita terterang,
yang melenyapkan segala jejak dan bayang.
Kamulah gulita tergelap,
yang mengaburkan segala alasan dan batasan.

Berjumpa dalam mimpi,
terjauh yang sanggup kulalui.
Ajak aku ke dalam ilusi,
dan aku tak ‘kan kuasa memilih pergi.

Tersenyumlah,
jika saat ini dunia membuatmu merasa kalah dan lelah.

Leave a Reply