Embracing The Culture of Appreciation

Message from JHS Sanjo's Student

Beberapa hari lalu gue mendapat kesempatan untuk presentasi tentang Indonesia di salah satu SD dan SMP di Jepang. Dengan nekat, gue mencoba untuk presentasi dengan bahasa Jepang yang ala kadarnya (baru belajar 3 bulanan dan not really intensive). Well, tentu grammar yang gue ucapkan berantakan dan beberapa kali terpaksa pake bahasa Inggris. Tapi usai presentasi, anak2 SD, SMP dan guru nyamperin gue dan bilang, “Your Japanese is quite good.”

Beberapa hari lalu juga, kebetulan gue ada presentasi akhir mata kuliah Business Communication. Sebenernya presentasi individu biasa sih, bedanya harus full pake bahasa Inggris. Buat gue, english is not even my second language, dan kemampuan gue juga pas-pasan (matkul MPK Ing aja dulu cuman dapet B-). So, jadilah gue banyak salah2 dalam grammatical and verb things. But, pas gue baru balik ke bangku seusai presentasi, temen gue dari Prancis bilang, “You did a good job,” unexpectedly.

Hal yang mirip juga kejadian pas gue presentasi tengah semester report matkul Bahasa Jepang, waktu itu gue lupa pake grammar past tense in the whole presentation. Walhasil, di evaluation sheet gue bilang kalo not satisfied with my presentation. Pas eval sheet gue ga sengaja dilihat sama temen sekelas gue dari Swedia, dia spontan bilang, “But you did a great job, you should be proud of yourself.”

Well, either maksud mereka memang memuji, atau sekaligus membesarkan hati. But, that’s the point. Human being naturally crave appreciation, dan itu membuat gue, somehow, berpikir it’s okay to make mistakes.

Gue tidak ingin dan tidak bermaksud meng-generalisasikan kalo orang2 negara maju embrace appreciation while orang2 Indonesia (in this case) rasa2nya lebih mudah mencibir daripada memuji, atau expect sesuatu yang instant (misal penelitian atau eksperimen yang sekali dapet anggaran langsung di pressure untuk segera menghasilkan output positif), tapi yang mau gue bilang adalah: being appreciative will not do harm to yourself, but it will do a wonder to someone else.

Because making mistake is a sign that you are learning.

Leave a Reply