Tentang Skripsi, dan Instagram sebagai Pseudo-blog

Halo, rasanya seperti sudah lama sekali ya saya nggak nulis di blog :)) Saya terakhir kali mengunggah tulisan di sini tuh tanggal 8 Agustus. Jadi yaa, kira-kita udah sekitar 2,5 bulan lah blog ini terabaikan. Singkatnya, ada dua alasan kenapa saya jadi jarang menulis di sini: (spoiler alert: ada selipan curhatnya HEHE) SKRIPSI. Semester ini saya lagi berjuang […]

Mimpi Malam Itu: Kyoto, dan Kehidupan Setelah Lulus

Hanya kurang dari 20 hari lagi sebelum saya meninggalkan Jepang dan kembali ke tanah air untuk menyelesaikan studi. Saya teringat, saat pertama kali menjejakkan kaki di sini… tujuan saya sederhana: mencari diri sendiri. Ya, saya termasuk orang yang kala itu mengalami apa yang disebut sebagai quarter-life crisis; masa di mana manusia meragukan dirinya sendiri. Kurang […]

GAP, Oscars, dan Perlunya Belajar Desain Grafis

“Jangan menilai sesuatu hanya dari luarnya; jangan menilai buku hanya dari cover-nya.” Begitu bunyi pepatahnya, namun tak demikian kenyataannya. Tidak percaya? Coba perhatikan logo GAP di atas. Sisi sebelah kiri adalah logo GAP yang lama, sedangkan sisi sebelah kanan adalah logo GAP yang baru pada tahun 2010. Asumsikan ini adalah pertama kalinya Anda mengetahui sebuah […]

Belajar Bisnis Online dari Negeri Sakura

Sudah menjadi rahasia umum bahwa pertumbuhan, perkembangan, dan prospek industri e-commerce di Indonesia sedang tinggi-tingginya. Hal ini diikuti dengan bermunculnya berbagai platform (wadah) yang sangat beragam. Sebagai contoh, telah terdapat wadah yang menjual segala produk (general online marketplace) seperti: Bukalapak, Tokopedia, Lazada. Terdapat pula wadah yang fokus menjual produk dengan kondisi yang spesifik seperti: Qlapa […]

Idealisme Berkarya

“Tapi sebelah mataku, yang lain menyadari, gelap adalah teman setia, dari waktu-waktu yang hilang.”  (Efek Rumah Kaca, Sebelah Mata) Pertama kali denger lagu ini di channel YouTube @soundsfromthecorner (mereka collab sama @barasuara, spoiler alert: super cool), gue langsung kepoin band-nya. Liriknya gokil. Rasa-rasanya kalimat macam “Terbentuk dari sel akut” dan “Sebuah proses yang alami” kaga […]

Tersenyumlah

Sejak awal, kamu berbeda. Di bawah pendar cahaya, kamu tiada sirna. Di bawah tudung malam, kamu tiada padam. Kamulah pelita terterang, yang melenyapkan segala jejak dan bayang. Kamulah gulita tergelap, yang mengaburkan segala alasan dan batasan. Berjumpa dalam mimpi, terjauh yang sanggup kulalui. Ajak aku ke dalam ilusi, dan aku tak ‘kan kuasa memilih pergi. […]

Kala Senja

Tepat pukul 5. Sore itu berlalu seperti biasanya: matahari yang pergi perlahan, dan barisan kendaraan yang memadati jalan. Mobil kami termasuk di dalamnya; menghadapi macet yang bahkan belum puncaknya. “Aduh, kalau seperti ini terus, kita bakal tiba jam berapa ya?” kamu mulai beretorika, pertanda mulai dihinggapi cemas. “Santai aja, kali. Dinikmatin aja,” aku berusaha menanggapi. […]

Kuliah Belum Tentu Belajar: Menghafal dan Open-Book Exam (Bagian 2)

Tokyo University

Beware: Saya orangnya cukup idealis kalau membahas tentang belajar. We may disagree at some point. Straight outta gate, dalam konteks ‘belajar’, saya (naturally) adalah tipikal orang yang process-oriented (instead of being result-oriented). So, I really couldn’t care less about my grade. Saya lebih khawatir apakah saya benar-benar belajar atau tidak ketika ada di dalam kelas. […]

Kuliah Belum Tentu Belajar: Menurut Saya (Bagian 1)

Jangan biarkan mimpi Anda terhempas begitu saja

Catatan penting sebelum membaca: Pemikiran saya sangat dipengaruhi oleh lingkungan dan pengalaman, jadi situasi ini sangat mungkin tidak serupa dengan yang Anda pikirkan atau Anda alami. Jadi, jangan di-generalisir ya.   Ketika memasuki masa-masa awal menjadi mahasiswa dan belum tahu mau jadi apa, kebanyakan dari kita dulu memasang target-target idealis-dan-generalis (is that even a word); […]